TENTANG BENTUK DAN TATA CARA PENYAMPAIAN LAPORAN SERTA DAFTAR WAJIB PAJAK DALAM RANGKA PEMENUHAN PERSYARATAN
PENURUNAN TARIF PAJAK PENGHASILAN BAGI WAJIB PAJAK BADAN DALAM NEGERI YANG BERBENTUK PERSEROAN TERBUKA
Peraturan ini merubah tarif Pajak Penghasilan (PPh) yang diterapkan atas Penghasilan Kena Pajak bagi Wajib Pajak (WP) Badan dalam negeri dan Bentuk Usaha Tetap (BUT), sbb:
| No | Tahun Pajak | Peraturan Lama (PMK No.123/PMK.03/2020) | Peraturan Baru (PMK No.40 Tahun 2023) | 1 | 2020 dan 2021 | 22% | 22% | 2 | 2022 | 20% | 22% |
|---|
WP Badan dalam negeri dapat memperoleh tarif 3% lebih rendah, dengan syarat:
- Bentuk Perseroan Terbuka;
- Memiliki jumlah saham yang diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia minimal 40%;
- Saham yang diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia harus dimiliki paling sedikit 300 pihak dan masing-masing pihak hanya boleh memiliki saham kurang dari 5% dari kesuluruhan saham yang ditempatkan dan disetor penuh;



0 Comments